h1

Toyota Uji Scooter Listrik?

March 6, 2011

Benarkah Toyota akan masuk ke segmen roda dua dengan meluncurkan scooter listrik? Ah…enggaklah. Itu rumor saja. Faktanya, Toyota menggunakan scooter listrik untuk menguji teknologi baterai terbarunya. Baterai yang dikembangkan dengan teknologi all-solid-state battery itu hasilnya luar biasa.

Shinzo Kobuki, a senior Toyota managing director, in charge of Toyota’s R&D operations, menceritakan hal itu. Jenis baterai baru itu tidak disiapkan untuk kendaraan roda dua. Baterai ini adalah kunci untuk menjadikan mobil listrik sebagai produksi massal. Penghalang utama mobil listrik saat ini adalah jarak jelajah yang terbatas.

“Saya pikir, mobil listrik akan akan tersedia hanya untuk sejumlah kecil konsumen, dikawasan tertentu saja,” kata Kobuki. Dia menyebutkan bahwa saat ini jarak jelajah hanya 160km atau yang sebatas kemampuan teknologi baterai lithium saat ini. Dengan kemampuan jelajah seperti itu, mobil listrik hanya cocok untuk perkotaan saja.

Toyota saat ini sedang mengembangkan baterai yang menggunakan solid electrolyte dan bukan lagi elektrolit dalam bentuk cair seperti yang dipakai di baterai Lithium-ion yang ada sekarang dan dipakai di mobil-mobil listrik saat ini.

Untuk membuat baterai ini lebih ringkas, sehingga dalam satu mobil bisa memuat lebih banyak baterai (agar jarak tempuhnya lebih jauh), Toyota menyiapkannya untuk scooter. Sebelumnya baterai itu dipakai untuk menggerakkan lampu dan kipas angin. Dan saat di coba di scooter, jarak yang ditempuh beberapak kali lipat dibandingkan menggunakan baterai Lithium ion konvensional.

Namun pengembangan ini masih dalam proses yang sangat dini. Proses pengembangan baterai baru melibatkan lebih dari 100 orang insinyur atau sekitar 4% dari total insinyur yang ada di Higashi Fuji Technical Center di Shizuoka, Jepang. Mr Kobuki menegaskan bahwa jalan untuk aplikasi komersial masih sangat panjang. Sebagai gambaran, baterai Lithium-ion yang dipakai sekarang butuh watku puluhan tahun untuk bisa mencapai tahap seperti sekarang ini. Di sisi lain, Toyota memiliki teknologi fuel-cell yang sudah cukup canggih.

Mobil fuel-cell juga menggunakan energi listrik. Bedanya, energi listrik di ciptakan langsung di mobil lewat reaksi kimia antara oksigen dan hidrogen. Dengan teknologi ini, tidak ada masalah dengan jarak tempuh, karena kemampuannya sama dengan mobil bensin konvensional. Sementara itu, dari sisi harga, yang semula sangat mahal, sekitar 1 juta dollar Amerika, harganya kini bisa dipangkas hingga setara dengan mobil Lexus yaitu berkisar 30.000 – 111.000 dolllar. Kelebihan lain, kata Kobuki, mobil listrik butuh waktu paling cepat 30 menit untuk isi ulang listrik, namun hanya butuh beberapa menit untuk mengisi hidrogen.

Sumber : Toyota Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: